Gebyar Tari dan Karawitan Alumni Kokar/SMKI Surabaya Angkatan 1975-1982

Anak muda menari itu sudah biasa tapi bila orang tua usia 60-an ke atas yang menari itu baru luar biasa. Konservatori Karawitan Indonesia (Kokar) yang kemudian menjadi Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI) dan sekarang menjadi SMKN 12 Surabaya Angkatan 1975 sampai dengan 1982 menggelar sebuah reuni yang dikemas dalam bentuk pergelaran kesenian dengan judul “Gebyar Tari & Karawitan”. Perhelatan ini menjadi unik karena para pengisi acara baik tari, lagu, lawak, karawitan, drama tari 100 persen pelakunya adalah orang tua alias para kakek dan nenek.

Drama Tari Ande-Ande Lumut persembahan alumni SMKI Surabaya yang berdomisili di Jakarta.
Foto Dok./TBJT

Diselenggarakan di gedung kesenian Cak Durasim Taman Budaya Jawa Timur pada 19 April 2019. Turut hadir diantaranya Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Bapak Sinarto S.Kar., MM. yang juga salah satu alumni SMKI Surabaya angkatan 1982, Kepala Sekolah SMKN 12 Surabaya Bapak Drs. Bhiwara Sakti Pracimana M.Pd. dan penasehat Alumni Bapak R. Soetrisno yang juga sebagai kepala sekolah pertama Konservatori Karawitan Indonesia yang berdiri pada tahun 1972.

Ada 12 repertoar yang disajikan dibagi dalam 2 sesi dengan format medley. Usia tidak jadi permasalahan berarti bagi para penari sepuh itu, masih terlihat energik penuh semangat. Walau fisik mungkin sudah tidak proporsional untuk membawakan sebuah gerakan tari karena faktor usia tapi masih bisa dirasakan penguasaan teknik menari yang tetap mumpuni. Aplaus para penonton pun tak henti-hentinya menggema tiap kali satu repertoar selesai dibawakan. Luar biasa, mungkin dua kata itu yang pas untuk diucapkan atas penampilan para senior lulusan sekolah seni Surabaya itu.

Sebelum ke 12 repertoar itu dipergelarkan, dibuka dengan persembahan lagu yang dibawakan oleh Wiwik Woro Widayati, Bambang Sukmo Pribadi, Handoyo dan Bapak R. Soetrisno sedangkan 12 repertoar yang dipersembahkan pada perhelatan spektakuler itu diantaranya adalah:

  1. Tari Remo oleh Tri Broto Wibisono
  2. Tari Gambyong Pareanom oleh Nunuk, Rusia, Ninuk, Dyah
  3. Tari Topeng Malangan oleh Moch. Sholeh
  4. Tari Kandagan oleh Herry S.
  5. Tari Padang Ulan oleh Peni Puspito, Subiantoro, Endang Sam, Titik
  6. Tari Jaran Goyang oleh Mamik, Djuli
  7. Sekar Dandanggulo-Lelagon Ilir-ilir oleh Sujud
  8. Lawak oleh Sulisno, Wiwik SP., Indiyah
  9. Tari Jejer oleh Hartini
  10. Ludruk Mini oleh Retno cs.
  11. Tari Wira Pertiwi oleh Mimin dan Sapsiwi Widanarti
  12. Fragmen Gatotkaca Pergiwa oleh Winarto dan Setyowati
Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi
Jawa Timur yang juga salah satu alumni SMKI Surabaya angkatan tahun 1982. Foto Dok./TBJT

Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur dalam sambutannya mengatakan bahwa Jawa Timur ternyata sangat membutuhkan SMKI karena di setiap kabupaten kota selalu ada festival kesenian, tenaga lulusan sekolah seni seperti SMKI itulah yang diharapkan menjadi tulang punggung penggerak kesenian yang ada di Jawa Timur. Menjadi tanggung jawab bersama, terutama generasi muda penerus bangsa untuk menjaga dan melestarikan kesenian daerah sehingga kebudayaan Indonesia yang beraneka ragam ini menjadi aset yang tak terkira untuk memperkokoh budaya nasional kita.

Foto Dok.TBJT

Salut untuk para senior yang tetap gigih mencintai bahkan menggelar repertoar tari, lawak dan drama tari yang dikemas secara apik dan menarik, Selamat dan sukses atas terselenggaranya acara ini.

Untuk mengetahui foto lengkapnya silahkan klik tautan https://www.facebook.com/groups/tamanbudayajatim/permalink/2654008431339559/?sfnsw=cl (san)

Sanjoto Prijo Djatmiko

Staff Pada Seksi Dokumentasi Dan Publikasi UPT Taman Budaya Provinsi Jawa Timur, Jabatan Pelaksana : Penyusun Bahan Publikasi

2 tanggapan untuk “Gebyar Tari dan Karawitan Alumni Kokar/SMKI Surabaya Angkatan 1975-1982

  • 21 April 2019 pada 20:28
    Permalink

    Dengan acara seperti itu akan terjalin silaturrahmi yang baik, sy juga alumi SMKI lulusan th. 1997. Semoga acara berikutnya insyaallah…bisa hadir, aamiin….

    Balas
  • 22 April 2019 pada 05:12
    Permalink

    Terima kasih atas partisipasinya dalam komentar, semoga para alumni SMKI (SMKN 12) Surabaya selalu menjadi tulang punggung pengembangan kesenian di Jawa Timur, silahkan update terus berita terbaru di website ini, atau gabung ke grup facebook Taman Budaya Provinsi Jawa Timur (Art Centre Community).

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.