“Balen” Dagelan Online yang Menohok Soal Dinamika “Relationship” Pasca Perpisahan
Taman Budaya Jawa Timur kembali menggelar pertunjukan lawak “Dageline” (Dagelan online) yang dulu menjadi pertunjukan unggulan ketika wabah Covid-19 melanda. Konsep pertunjukan ini pada awalnya hanya dagelan tanpa penonton atau disiarkan lewat channel Youtube Cak Durasim milik Taman Budaya Jatim. Namun kali ini selain disiarkan secara online juga mengundang penonton untuk datang langsung ke Gedung Kesenian Cak Durasim. Pertunjukan digelar pada Jumat, 26 September 2025, pukul 20.00 wib. sampai dengan selesai.

Grup yang mengisi acara ini yakni Tawar CS dari Kabupaten Sidoarjo. Para pemain yang mengisi acara diantaranya: Tawar, Roso, Proborini, Mareta dan Sigit. Lakon yang diusung pada pergelaran ini berjudul “Balen”, dalam Bahasa Indonesia balen bermakna kembali. Mengisahkan tentang Tawar yang sedang berusaha mencari jodoh baru setelah berpisah dengan istrinya. Merasa kesepian, ia meminta bantuan teman-temannya, Roso dan Sigit, untuk mencarikan calon pendamping. Namun, lelucon takdir ternyata lebih lucu dari yang dibayangkan. Setelah melalui proses “penjodohan” yang kacau dan penuh dengan kesalahpahaman, calon yang akan ditawarkan kepada Tawar ternyata adalah Mareta, mantan istrinya sendiri. Mareta dicomblagi oleh Proborini untuk mencarikan calon suami baginya.
Roso dan Boris bersepakat dengan Proborini untuk saling mengenalkan calon masing-masing untuk saling mengenal sebagai pembuka pintu mahligai rumah tangga. Mereka dipertemukan di sebuah rumah dengan menutupi wajah Mareta dengan kain berwarna merah. Tentu saja ini dimaksudkan agar memberikan kejutan bagi Tawar. Pada adegan ini terjadi kekonyolan yang membuat penonton tertawa terpingkal-pingkal. Sosok Tawar yang memang seorang pelawak dengan gestur tubuh yang sudah mengandung kelucuan sejak dari sananya menjadi tokoh sentral yang memancing penonton untuk tak henti-hentinya tertawa terbahak-bahak.
Ketika kain merah dibuka oleh Tawar, betapa kagetnya dia, ternyata calon yang disodorkan oleh comblangnya adalah Mareta mantan istrinya sendiri. Situasi ini memicu gelombang konflik komedi, kilas balik masa lalu, serta pertanyaan, apakah mereka akan memberikan kesempatan kedua untuk cinta mereka?. Pada akhirnya para comblang mereka menasehati agar lebih baik melanjutkan serta membangun kembali keluarga mereka yang sempat pecah. Mungkin sudah menjadi jodoh mereka untuk menjadi pasangan rumah tangga. Cerita diakhiri dengan kembalinya Tawar dan Mareta membangun rumah tangga yang dalam istilah Bahasa Jawanya “Balen”

Konsep “jodoh yang kembali” atau balen adalah ide yang cerdas. Banyak penonton yang akrab dengan dinamika hubungan yang rumit dan rasa penasaran terhadap mantan. Tawar CS berhasil mengangkat tema ini dengan ringan, namun tetap menyentuh sisi emosional. Judul “Balen” sendiri sangat pas, memiliki makna ganda yakni, kembali pada mantan, dan kembali dengan komedi khas Tawar CS yang segar. Tawar memerankan diri sendiri yang lagi “galau” dengan sangat natural. Ekspresinya yang polos, bingung, dan gaya kocaknya menjadi sumber tawa utama.
Roso dan Sigit sebagai comblang Tawar berperan sebagai teman yang baik hati tapi malah bikin runyam. Mereka yang seharusnya mencari wanita baru, justru tanpa disengaja malah mempertemukan Tawar dengan Mareta. Dialog-dialog mereka penuh dengan sindiran halus dan lelucon slapstick yang menjaga ritme komedi tetap cepat.
Kehadiran Mareta memberikan dinamika baru. Ia tidak hanya menjadi objek lelucon, tetapi juga punya karakter kuat, sabar, sedikit kesal, tapi masih ada sisa rasa. Chemistry-nya dengan Tawar terasa autentik, membuat adegan pertemuan mereka terasa lucu sekaligus mengharukan.
Adegan ketika Tawar, dengan pakaian terbaiknya, menunggu calonnya di sebuah rumah adalah klimaks dari pertunjukan ini. Saat Roso dan Sigit menunjuk ke arah calon yang ternyata adalah Mareta, reaksi Tawar yang membeku dan salah tingkah adalah emas komedi. Dialog yang tercipta penuh dengan kejutan, kekagetan, dan kilas balik kenangan-kenangan norak mereka saat masih bersama.
Balen adalah sebuah pergelaran dagelan online yang sukses dan menghibur. Tawar CS tidak hanya sekadar membuat penonton tertawa, tetapi juga membungkusnya dalam sebuah cerita yang utuh dan memiliki “jiwa”. Konsep balen kepada mantan diolah dengan cerdas, penuh kejutan, dan diakhiri dengan pesan implisit tentang ikatan dan karma yang lucu. (sn)
